BKIPM PALU Kampanyekan Gerakan Masyarakat Sadar Mutu Ikan Melalui Bersih Pantai

Palu, Satusulteng.com – Minggu 07 Mei 2017, Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Palu Melakukan Kampanye Gerakan masyarakat sadar mutu dan karantina (Gemasatukata) melalui aksi bersih pantai bersama di kawasan anjungan Pantai talise kota Palu. Aksi Bersih pantai itu sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga ekosistem pantai akibat dampak buruk penumpukan sampah.

Puluhan Siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 7 Palu (SMKN 7 Palu) yang juga di dampingi oleh sejumlah Guru SMK 7 Palu langsung menyisir pinggiran pantai talise dengan membawa sapu dan kantong sampah yang sudah disiapkan.

Turut serta pada kegiatan ini Dinas Pertanian,Kehutanan, dan Perikanan kota Palu dan Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Lingkungan Hidup kota Palu serta sebagian Pengunjung dan Peserta senam santai di anjungan pantai talise ikut menyemarakkan kegiatan ini.

Irmawan Syafitrianto, Kepala Seksi Pengawasan, Pengendalian dan Informasi BKIPM Palu di penghujun aksi bersih pantai mensosialisasikan kepada seluruh peserta aksi bahwa dengan menjaga kebersihan lingkungan pantai/laut merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesehatan dan mutu ikan agar aman untuk di konsumsi, Karena dengan banyaknya tumpukan sampah pada habitat ikan akan berdampak buruk terhadap kelangsungan hidup ikan.

Lanjut Irmawan menyampaikan bahwa Manusia Mengkonsumsi setiap hari dan sebagian besar konsumsi manusia menggunakan kantong plastik atau wadah plastik yang berasal dari bahan murahan untuk digunakan sekali pakai lalu dibuang. Sebagian besar sampah plastik terbawa ombak dan arus laut. Lalu hilang dari pandangan. Apakah plastik tersebut hilang? Tentu tidak. Sampah plastik tersebut bertahan di lautan dalam jangka waktu yang sangat lama, bahkan lebih lama dari  rata-rata usia manusia bertahan hidup. Sampah plastik ini akan terkumpul dalam satu area di tengah laut, area yang terus-menerus menimbulkan pusaran air polusi. Siapa yang sangka sampah yang kita gunakan satu menit bisa menimbulkan kerusakan hingga 100 tahun lamanya?

“ini adalah komitmen kami untuk menjaga kelestarian sumber daya ikan” Kata Irmawan

Harapanya kita bisa membuat kegiatan yang lebih luas tidak hanya pada bersih pantai tetapi aksi penanaman pohon mangrove, Pelepasliaran kepiting dan lobster serta penyadartahuan pentingnya ekosistem bakau dengan melibatkan Pemerintah daerah dan Swasta.

Sementara itu, Kepala BKIPM Palu Khoirul Makmun Menyampaikan bahwa kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggungjawab bersama untuk itu bersih pantai menjadi salah satu agenda BKIPM Palu dalam upaya pelestarian lingkungan utamanya ekosistem laut. Pada perayaan bulan bakti karantina ikan ini BKIPM Palu juga akan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial lainya seperti donor darah dan kunjungan panti asuhan yang ada di kota Palu.

Keikutsertaan SMK 7 Palu Menurutnya, dengan pembersihan pantai siswa memiliki kesadaran dalam menjaga lingkungan. Serta menumbuhkan karakter siswa tentang pentingnya menjaga sebuah kawasan pantai yang bersih dan indah.

Penulis : Fardi Kallang, S.H.
Fungsional PHPI Pada Kantor Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Palu.

112 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Facebook Comments